Tips Sukses Budidaya Jamur Tiram Coklat

Konten [Tampil]
Cara Budidaya Jamur Tiram Coklat
Bisnis di bidang Budidaya Jamur Tiram Coklat kurang diminati dibandingkan dengan Budidaya Jamur Tiram Putih, padahal bisnis budidaya jamur tiram coklat harganya lebih mahal. Untuk saat ini harga jamur tiram coklat mencapai 12 - 14 Ribu perkilo, sedangkan harga jamur tiram putih untuk perkilonya kisaran 8 - 10 Ribu Rupiah.

Memang budidaya jamur tiram coklat tidak populer seperti Budidaya Jamur Tiram Putih, secara teknis budidaya jamur tiram coklat, untuk cara budidayanya hampir sama dengan budidaya jamur pada umumnya. Dengan begini tentu saja usaha budidaya jamur tiram coklat bisa menguntungkan, apalagi jamur tiram coklat mempunyai keunggulan lain dari segi rasa, teksture dimana aroma dan rasanya lebih khas dibandingkan dengan jamur tiram putih.

Sehingga bagi pecinta jamur tiram pasti akan memberikan kenikmatan saat menikmati hidangan jamur tiram coklat, selain itu bagi petani jamur bisa saja menguntungkan karena jumlah permintaan akan meningkat. Untuk di Indonesia yang meiliki iklim tropis, pasti sangat mudah untuk membudidayakan jamur tiram coklat. Lalu bagaimana cara budidaya jamur tiram coklat ?

Cara Budidaya Jamur Tiram Coklat

Pada umumnya budidaya jamur tiram coklat tidak jauh berbeda dengan Budidaya Jamur Tiram Putih, yang perlu dilakukan bagi yang ingin menekuni budidaya jamur tiram coklat adalah dengan mempersiapkan alat dan bahan yang perlu disiapkan terlebih dahulu. Oleh sebab itu sebaiknya simak alat dan bahan untuk budidaya jamur tiram coklat dibawah ini :
  1. Media tanam seperti serbuk gergaji, kapur, bekatul dan biji - bijian.
  2. Cincin peralon / ring, Plastik tahan panas, karet dan kapas.
  3. Alat tanam berupa Spatula, Lampu Bunzen dan alkohol 70%.
  4. Tempat Tanam yang tertutup dan kedap udara.
  5. Bibit jamur tiram coklat F2 yang berkualitas bagus.
  6. Kumbung Jamur.
  7. Ruang Inkubasi beserta perkatan sterilisasi berupa drum yang berukuran besar, saringan, tungku dan kayu bakar.

Membuat Baglog

Baglog adalah media tanam budidaya jamur yang nantinya akan tumbuh miselium jamur, caranya seperti Membuat Baglog Sendiri. Lebih jelasnya Anda bisa ikuti proses membuat baglog dibawah ini :
  • Campur beberapa bahan dan komposisi mulai dari Serbuk Gergaji (80 - 80%) Bekatul (5 - 10%) Kapur (1 - 2%) dan Biji - bijian (2 - 5%).
  • Selanjutnya, tambahkan Air dengan kadar Air mencapai 70 - 80%. Untuk mengeceknya dengan cara di ggenggam dengan tangan adonan tidak ambyar dan tidak mengeluarkan air dari adonan yang terlampau banyak.
  • Kemudian, Masukan adonan tadi kedalam plastik tahan panas dengan berat 1 kg. Isikan sampai benar - benar padat dengan cara di pres atau manual.
  • Terakhir, Setelah plastik di isi tutup mulut plastik dan dibalikan, kemudian tata baglog dengan rapi maka bisa ke proses selanjutnya.

Proses Sterilisasi

Proses sterilisasi merupakan salah satu tahap penting yamg perlu dilakukan dalam melakukan budidaya jamur tiram coklat, dan hal ini sama seperti melakukan Cara Budidaya Jamur Di Daerah Panas. Tahap seterilisasi ini bermaksut agar media tanam bersih dan tidak terkontaminasi, nah berikut ini tahapan metode sterilisasi :
  1. Siapkan wadah untuk sterilisasi seperti drum berukuran besar.
  2. Siapkan tungku dan kayu bakar.
  3. Kemudian masukkan saringan ke dalam drum, lalu isikan air hingga mencapai batas bawah bagian saringan.
  4. Selanjutnya tata baglog didalam drum dengan rapi.
  5. Setelah itu, lakukan sterilisasi dengan cara dibakar selama 6 - 7 jam dan tutup bagian atasnya supaya proses sterilisasi optimal, pastikan juga api menyala stabil.
  6. Selanjutnya, setelah selesai buka penutup drum tadi supaya uap air keluar. Jika sudah dingin maka media dapat dipindahkan ke dalam ruang tanam.

Inokulasi Dan Inkubasi

Inokulasi merupakan proses penanaman bibit jamur tiram coklat, diman tahapan pembibitan ini harus dilakukan di ruangan yang sudah di steril agar proses ini untuk menghindari kontaminasi. Nah berikut ini tahapan proses penanaman bibit jamur sebagai berikut :
  • Tahap pertama, Sebelum ruangan tanam digunakan harus disemprot dahulu menggunakan alkohol 70%. 
  • Selanjutnya, Siapkan perlengkapan alat tanam jamur mulai dari cincin peralon, karet gelang dan kapas.
  • Setelah itu, Masukkan bibit jamur tiram coklat kedalam ruang tanam, dan tutup ruangan dan jangan biarkan ada yang masuk.
  • Kemudian, Pakailah pakian bersih lalu semprot tangan dan pakaian menggunakan alkohol. Selanjutnya tanam bibit jamur dengan cara membuka penutup baglog dan tanamkan bibit jamur secara merata di permukaan baglog.
  • Tahap berikutnya yakni masukkan cincin peralon pada bagian atas baglog dan tekuk sisa plastik kebagian bawah, lalu tali menggunakan karet.
  • Kemudian, Tutup lubang cincin menggunakan kapas, setelah itu letakan diruangan inkubasi untuk menumbuhkan miselium. Ruangan inkubasi harus memilik suhu 24 - 28°C dan ruangan gelap.
  • Supaya proses inkubasi maksimal tutup baglog dengan terpal, dan jangan lupa untuk menjaga kelebaban ruangan dengan cara menyiram setiap hari.
  • Proses inkubasi biasanya akan membutuhkan waktu 7 - 15 hari sampai miselium tumbuh dan sudah bisa dipindah ke ruang tanam.

Pemindahan Baglog ke Kumbung Jamur

Apabila proses inkubasi selesai dimana miselium sudah tumbuh 1/3 panjang bagian baglog, sebelum baglog dipindahkan pastikan rak sudah bersih, lalu baglog baru bisa dipindah dan disusun rapi dengan ketingan 3 sampai 4 didalam rak. Jika miselium sudah memenuhi baglog, cincin peralon dan kapas bisa dilepas dan jangan lupa untuk memotong sisa plastik supaya jamur bisa tumbuh dengan leluasa.

Proses Pemeliharaan Jamur Tiram

Proses perawatan dan pemeliharan jamur tiram coklat sama seperti budidaya jamur lainnya, dengan cara menyemprot dengan sprayer pada bagian atap dan lantai kumbung, supaya kelembaban terjaga bisa dilakukan penyiram 2X sehari pagi dan sore. Untuk mengendalikan HPT dapat dilakukan dengan cara pencegahan, jika ada hama yang terlihat bisa langsung dimatikan dan bila ada baglog yang terkontaminasi bisa langsung dibuang.

Proses Panen Jamur Tiram Coklat

Proses panen jamur tiram coklat bisa dilakukan 1 sampai 2 bulan setelah proses tanam, atau 1 bulan setelah pemindahan baglog ke dalam kumbung. Panen dapat dilakukan apabila jamur tiram coklat memiliki ukuran yang maksimal atau sudah tumbuh dan mekar 2 - 3 jamur. Apabila jamur sudah memiliki ciri tersebut, jamur sudah siap panen.

Nah itulah Tips Sukses Budidaya Jamur Tiram Coklat, semoga bisnis budidaya jamur tiram menguntungkan dan bisa meningkatkan ekonomi para petani budidaya jamur di Indonesia. Jika di tekuni usaha budidaya jamur tiram bisa menjadi salah satu usaha yang menjajikan, dimana proses budidaya jamur ini tidak serumit seperti budidaya tembakau.

0 Response to "Tips Sukses Budidaya Jamur Tiram Coklat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close